Fish

Senin, 08 Februari 2016

Pengertian Human Ecology




  1. Pengertian Ekologi
Ekologi mempelajari rumah tangga mahluk hidup (oikos), istilah yang digunakan oleh Ernts Haeckel sejah tanhun 1869 (Odum 1983 : 2). Dan menurut Ernest Haeckle ekologi adalah “ilmu yang mempelajari seluk beluk ekonomi alam, suatu kajian hubungan anorganik serta lingkungan organik di sekitarnya”. Subagja dkk, (2001:1.3). “Ekologi merupakan bagian ilmu dasar”.
Sedangkan Resosoedarmo dkk, (1985:1)“ekologi adalah ilmu yang mempelajari hubungan timbal balik antara makhluk hidup dengan lingkungannya”. Jadi, dapat disimpulkan bahwa ekologi adalah ilmu dasar yang mempelajari tentang hubungan timbal balik antar makhluk hidup dengan lingkungannya.

  1. Ruang Lingkup Ekologi

  1. Populasi, adalah kelompok individu yang memiliki kesamaan genetik, dan  berada bersama-sama dalam tempat dan waktu yang sama. 
  2. Ekosistem adalah hubungan timbal balik antara unsur-unsur hayati dengan nonhayati yang membentuk sistem ekolog atau tingkatan organisasi kehidupan yang mencangkup organisme dan lingkungan tak hidup, dimana kedua komponen tersebut saling mempengaruhi dan berinteraksi 
  3. Komunitas adalah kelompok populasi yang berada bersama-sama dalam tempat dan waktu tertentu. Tingkatannya tergantung pada skala yang kita tetapkan. Kita dapat menggunakan komunitas untuk menunjukkan  semua benda yang hidup di dalam suatu ekosistem ,atau kita dapat membatasi perhatian kita hanya pada komunitas burung,atau komunitas tanaman dan sebagainya. 
  4. Biosfer adalah ekosistem global, jumlah seluruh ekosistem planet, atau seluruh makhluk hidup dan tempatnya hidup. Biosfer merupakan tingkatan yang paling kompleks dalam ekologi. Biosfer meliputi atmosfer hingga ketinggian beberapa kilometer, daratan sampai ke dan termasuk  bebatuan yang mengandung air yang berada paling tidak 1500 meter di bawah tanah, danau dan aliran sungai, gua, dan lautan hingga kedalaman beberapa kilometer.


  1. Ekologi Manusia
Ekologi manusia adalah ilmu yang mempelajari rumah tangga manusia secara objektif, apa adanya. Ekologi Manusia menurut para ahli :
1.         Amos H Hawley (1950:67) dikatakan, “Ekologi manusia, dengan demikian bisa diartikan, dalam istilah yang biasa digunakan, sebagai studi yang mempelajari bentuk dan perkembangan komunitas dalam sebuah populasi manusia.” (Human ecology may be defined, therefore, in terms that have already been used, as the study of the form and the development of the community in human population).
2.         Menurut Gerald L Young (1994:339) dikatakan, Dengan demikian ekologi manusia, adalah suatu pandangan yang mencoba memahami keterkaitan antara spesies manusia dan lingkungannya.” (Human ecology, then, is “an attempt to understand the inter-relationships between the human species and its environment).


TEORI PSIKOANALISIS TENTANG SIKAP SOSIAL




Teori Psikoanalisis tentang Sikap Sosial
Teori ini diajukan oleh Sarnoff, materi teori ini menyangkut sikap (attitude) yang diterangkan berdasarkan mekanisme pertahanan ego. Menurut Sarnoff dalam Sarwono (1984:173) diantara berbagai sikap yang ditunjukan oleh manusia, ada yang fungsinya mempertahankan ego dari ancaman bahaya, baik yang dating dari luat maupun dari dalam diri sendiri.
Terdapat konsep-konsep dasar yang dipaparkan oleh Sarnoff dalam Sarwono antara lain:
a.      Motif
Adalah suatu rangsang yang menimbulkan ketegangan (tension), dan ketegangan itu mendorong orang yang bersangkutan untuk meredakannya.
b.      Konflik
Jika ada dua motif yang bekerja pada satu saat yang sama maka akan timbullah konflik. Batasan ini didasarkan pada pra anggapan yang dikemukakan Sarnoff bahwa setiap individu hanya dapat melayani (meredakan) satu motif pada satu saat, jika konflik ini tidak dipecahkan maka konflik tersebut bisa berlarut-larut dan individu yang bersangkutan bisa jadi korban motif-motifnya sendiri yang saling bertentangan.
c.       Pertahanan Ego (ego defense)
Jika individu menghadapi rangsang atau situasi yang berbahaya maka ego akan terancam. Ancaman bahaya ini akan menimbulkan motif takut pada inidividu yang bersangkutan. Kalau motif takut sudah tidak dapat ditolerir lebih lanjut dan orang yang bersangkutan tidak dapat melepaskan diri dari objek yang ditakuti itu maka ia akan mempertahankan egonya. Respon mempertahankan atau melindungo ego ini disebut pertahanan ego.
d.      Sikap (attitude)
Sikap berfungsi untuk mengurangi ketegangan yang dihasilkan oleh motif-motif tertentu. fungsi sikap ini dapat dilakukan dalam kesadaran yang penuh dan bisa pula berupa bagian dari suatu proses yang tidak disadari.

Selasa, 02 Februari 2016

POTENSI LOKAL PROVINSI BENGKULU



BAB I
PENDAHULUAN

A.      Latar Belakang
Indonesia merupakan negara yang terdiri dari berjajar pulau-pulau, mulai dari Sabang sampai Marauke. Ada sebanyak 34 provinsi yang ada di Indonesia. Karena banyaknya provinsi, maka ciri khas, adat istiadat masih-masing provinsi berbeda.
Provinsi Bengkulu adalah salah satu provinsi yang ada di pulau Sumatra yang memiliki sembilan kabupaten dan 1 kotamadya. Dengan banyak kabupeten dan kota, maka Provinsi Bengkulu memiliki beberapa potensi dalam berbagai bidang, baik itu sektor wisata, kuliner dan adat istiadat memiliki nilai-nilai tersendiri yang dapat dijadikan potensi untuk kemajuan Provinsi Bengkulu. Namun disisi lain provinsi ini juga memeiliki beberapa permasalahan yang terjadi baik di kabupetan/kota maupun provinsi.
Atas dasar itulah maka penulis mencoba menggali dan mencoba mempublikasikan potensi yang ada di Bengkulu dalam bentuk tulisan.
B.     Rumusan Masalah
Adapun rumusan masalah dari latar belakang diatas adalah :
a.      Bagaimana sejarah Provinsi Bengkulu?
b.      Apa yang menjadi potensi lokal Provinsi Bengulu ?
c.      Apa saja masalah yang muncul di provinsi Bengkulu ?
d.      Bagaimana alternatif pemecahan masalah tersebut ?


BAB II
ISI


A.           Sejarah Provinsi Bengkulu
1.        Asal Nama Bengkulu
Pada abad ke XV, Islam masuk ke Bengkulu dari pulau Jawa dan  memberikan pengaruhnya di tanah Bengkulu. Pada abad ke XVI dan XVII terjadi dua kali perang antara Bengkulu dan Aceh. Namun pada saat itu Bengkulu belum memiliki nama. Peperangan terjadi antara kerajaan Sungai Serut (Bengkulu) dengan kerajaan Aceh. Perang ini di picu karena penolakan lamaran yang diajukan putra dari kerajaan Aceh terhadap Putri Gading Cempaka (anak bungsu Ratu Agung, raja Kerajaan Sungai Serut).
Menurut tambo Bengkulu, putra Sultan Aceh yang juga saudagar dagang- melihat Putri Gading Cempaka yang cantik itu, dan peristiwa ini disampaikan kepada ayahnya Sultan Iskandar Muda. Demi memperkuat pengaruhnya, beliau menyetujui putranya meminang putri, Maka berangkatlah pangeran dari Aceh tersebut disertai oleh satu pasukan, namun lamaran tersebut ditolak oleh Anak Dalam. Anak Dalam adalah salah satu saudara Putri Gading Cempaka yang menjadi penerus tahta Raja Sungai Serut.
Sebagai akibat penolakan itu, putra Sultan Aceh memerintahkan penglima pasukan laut memerangi Anak Dalam. Sekalipun perang ini tidak seimbang, rakyat tetap mempertahankan dengan sungguh-sungguh daerahnya sehingga banyak memakan korban yang bergelimpangan di Sungai Serut dan hanyut ke hulu sungai.
Pada saat pasukan Aceh datang itulah, Anak Dalam berteriak "Empang ka hulu .. Empang ka hulu" yang artinya kurang lebih  : " Hadang mereka .. hadang mereka.. ," teriaknya "jangan sampai mereka menginjakkan kaki di tanah kita." Dari kata itulah akhirnya menjadi Bangkahulu. Lama kelamaan disebut orang menjadi Bengkulu. Dan karena perkataan itu nama Anak Dalam pun dikenal menjadi Anak Dalam Muara Bangkahulu [1].
2.    Zaman Penjajahan di Bengkulu
Pada kesempatan kali ini penulis akan menjelaskan secarasingkat zaman penjajahan yang terjadi di Bengkulu.
a.         24 Juni 1685 Inggris masuk ke Bengkulu (Pulau Tikus), namun belum berani masuk ke Pelabuhan Selebar (Pulau Baai) karena Kapal Sultan Banten dan Kapal Belanda sedang bersandar.
b.        16 Agustus 1695 Perjanjian Inggris – Bengkulu. Isinya memonopoli lada, izin membangun loji dan mengadili penduduk yang bersalah.
c.         Tahun 1700 – 1701 Inggris memperluas wilayah dari ke Mukomuko (berbatasan dengan Sumbar) hingga ke Krui (berbatasan dengan Lampung).
d.        Tahun 1713-1719 Inggris membangun Benteng Fort Marlborough untuk memperkokoh posisinya di Bengkulu
e.         Tahun 1719 terjadi pemberontakan besar-besaran yang dilakukan oleh rakyat Bengkulu, sehingga Inggris meninggalkan Bengkulu
f.         17 April 1724 Inggris kembali ke Bengkulu dengan perjanjian yang lebih lunak
g.        15 Desember 1793 Captain Hamilton (Pimpinan AL Inggris) dibunuh oleh Rakyat Bengkulu
h.        Tahun 1807 Rakyat Bengkulu membunuh Residen Thomas Parr.
i.          Tanggal 17 Maret 1824 Traktaat London (Perjanjian London) yang berisikan pertukaran daerah koloni antara Inggris dan Belanda. Tercantum, Bengkulu diserahkan kepada Belanda oleh Ingggris dan Belanda menyerahkan Singapura kepada Inggris.
j.          Tahun 1838 Belanda menjalankan administrasi pemerintahan di Bengkulu : mengatur dan menguasai seluruh penghasilan dan penjualan hasil bumi khususnya lada dan memberlakukan kerja paksa.
k.        Tanggal 23 Februari 1942 Jepang masuk ke Bengkulu. Memberlakukan romusha.
l.          Hingga pada tanggal 17 Agustus 1945, Indonesia memproklamirkan kemerdekaanya.
m.      Provinsi bengkulu di bentuk tanggal 12 September 1967 yang sebelumnya bergabung dengan Sumatera Selatan.

B.            Potensi Lokal Provinsi Bengkulu
Provinsi Bengkulu adalah salah satu provinsi yang ada dibagian selatan pulang Sumatera yang terdiri atas sembilan kabupaten (Mukomuko, Bengkulu Utara, Lebong, Rejang Lebong, Kepahiang, Bengkulu Tengah, Seluma, Bengkulu Selatan, Kaur) dan satu kota madya (Kota Bengkulu). adapun suku-suku yang jumlahnya cukup banyak antara lain : Rejang (tersebar di Bengkulu Utara, Rejang Lebong, Lebong dan Kepahiang), Serawai (tersebar di Seluma, Bengkulu Selatan), Melayu (Banyak terdapat di Kota Bengkulu), Besemah (di Kabupaten Kaur), Lembak (tersebar di Bengkulu Tengah, Lebong) dan Pekal (tersebar di sebagian Bengulu Utara, dan sebagian Mukomuko), Suku Mukomuko (mendiami Kabupaten Mukomuko) dan Suku-suku pribumi di Pulau Enggano.
Karena banyaknya daerah kabupaten dan kota di Provinsi Bengkulu dengan kekhasan masing-masing tiap daerah, baik itu sisi potensi sumber daya alam, kesenian, makanan tradisional dan lain-lain, maka pada kesempatan kali ini penulis akan sedikit menggali beberapa potensi lokal yang cukup terkenal di Provinsi Bengkulu.
1.        Wisata Unggulan Bengkulu
a.         Pantai Panjang Bengkulu

Memiliki pantai yang panjangnya + 7 km dengan pasir yang putih dan  dilengkapi dengan fasilitas umum yang cukup lengkap. Ada penginapan, restoran, cafe, jogging track, sport center.
b.      Rumah Pengasingan Bung Karno
                                             
Ini juga menjadi salah satu daya tarik yang ada di Provinsi Bengkulu, yaitu pernah dijadikan tempat pengasingan tokoh proklamator Indonesia yaitu Ir. Soekarno yang mana disinijuga beliau berjumpa dengan Ibu Fatmawati. Pengasingan di Bengkulu berlangsung pada tahun 1938-1942. Disini banyak terdapat peninggalan Bung Karno, seperti sepeda, ruang tamu, kamar. Dan yang cukup terkenal terdapat sumur di belakang rumah yang konon diyakini mampu membuat kita lebih terlihat muda bila air tersebut diusapkan ke wajah atau ber wudhu dengan air tersebut.
c.       Benteng Marlborough Bengkulu

Didirikan oleh pemerintah Inggris yang dibangun untuk mempertahankan wilayah Bengkulu dari serangan musuh. Saat ini Benteng Marlborough dijadikan sebagai wsiata sejarah untuk mengenang masa perjuangan pada waktu itu. Keberadaan Benteng Marlborough merupakan sebuah bukti dari eksistensi Penjajah Inggris di wilayah nusantara.
d.      Pantai Tapak Paderi Bengkulu
Pantai Tapak Paderi merupakan sebuah pantai yang masih dalam deretan Pantai Panjang di Bengkulu. pada saat musim liburan banyak sekali pengunjung yang memadati wisata pantai Tapak Paderi ini. Pengunjung dapat menikmati indahnya sunset di pantai yang menjadi daya tarik wisata tersendiri. Suguhan jagung bakar dan kuliner lainnya juga melengkapi pemandangan pantai yang sangat menawan ini.
e.       Danau Dendam Tak Sudah Bengkulu
Kawasan Danau ini berupa kawasan hijau yang ditumbuhi vegetasi yang lebat serta terdapat danau yang masih sangat asri. Kawasan ini ditetapkan sebagai kawasan cagar alam yang menyimpan begitu banyak potensi ekologi untuk menjaga keseimbangan ekosistem. Keberadaan cagar alam ini sangat penting karena dapat menjaga kelestarian tumbuhan yang terdapat didalamnya serta berbagai maam fauna yang secara alami tinggal dialamnya. Danau Dendam Tak Sudah telah dijadikan sebagai kawasan wisata di Bengkulu sudah sejak lama. Pengunjung biasa menikmati pemandangan air danau yang indah serta digunaka oleh pehobi memancing untuk memancing di danau.

f.       Danau Mas Harun Bastari Bengkulu

Danau Mas harun bastari terdapat di Kecamatan Selupu Rejang, Kabupaten Rejang Lebong Provinsi Bengkulu. Lokasi danau ini berada sekitar 17 km dari Kota Curup. Danau Mas Harun Bastari merupakan salah satu tempat wisata keluarga di Bengkulu yang sangat digemari masyarakat, karena di tempat ini ada berbagai amcam permainan air yang dapat menghibur pengunjung. Di danau ini pengunjung dapat merasakan sensasi naik perahu keliling danau. Selain perahu ada juga sepeda air yang tak kalah serunya.
g.      Bukit Kaba Bengkulu


Merupakan gunung berapi yang ada di Provinsi Bengkulu dengan tinggi 1952 m. Disini terdapat 8 kawah gunung berapi yang 5 diantaranya tertutup oleh rimbunan vegetasi. Lokasi ini sangat cocok untuk wisata mendaki gunung dan berkemah, karena menawarkan pemandangan yang indah dan lokasi yang asri.
h.      Pulau Tikus Bengkulu


Pulau Tikus merupakan sebuah pulau yang masuk dalam wilayah Provinsi Bengkulu yang terdapat di Samudera Indonesia. Dahulu pulau ini digunakan oleh para pelaut untuk berlindung dari hantaman ombah dan badai yang ganas di Samudera Indonesia. Sekarang Pulau tikus lebih banyak digunakan sebagai tempat wisata di Bengkulu yang sangat potensial. Dengan luas 1,5 ha menawarkan wisata bawah laut karena dikelilingi oleh terumbu karang disekitar pulau dan dapat juga menjadi lokasi wisata menyelam dan memancing.
i.        Masjid Jamik Bengkulu

Merupakan salah satu peninggalan arsitektur dari Bung Karno selama diasingkan di Bengkulu. selama pengasingan, Bung Karno membangun masjid Jamik Bengkulu ini bersama warga setempat dan sangat cocok untuk wisata religi.
j.        Bunga Raflesia Arnoldi

Bunga ini merupakan bunga raksasa atau bunga bangkai yang hidup sebagai parasit (menumpang pada tumbuhan lain). Mekar di beberapa daerah di Provinsi Bengkulu dan biasanya setiap bulan ada yang mekar.

k.      Upacara Tabot


Upacara tabot ini diperingati sebagai tanda berkabung atas gugurnya Syaid Agung Husein bin Ali bin Abi Thalib salah seorang cucu Nabi Muhammad SAW. Kegiatan berlangsung selama 10 hari, yaitu pada tanggal 1 samai dengan 10 Muharram. Banyak acara yang ditampilkan dalam pagelaran tabot ini, antara lain lomba tari daerah dan modern, menyanyi daerah Bengkulu, lomba Dol, lomba Tabot, pesta rakyat dan lain-lain.

2.        Kuliner dan Oleh-Oleh Khas Bengkulu
Berikut penulis tampilkan beberapa kuliner dan oleh-oleh khas dari Provinsi Bengkulu.
a.      Pendap

Terbuat dari bumbu-bumbu yang beraneka ragam, seperti bawang putih, kencur, dan cabai giling. Kemudian, bahan-bahan itu dicampur merata dengan parutan kelapa muda. Bumbu yang bercampur dengan parutan kelapa muda selanjutnya dibungkus daun talas, dimasukkan sepotong ikan, lalu direbus selama 8 jam.

b.      Gulai Kemba’ang

Gulai kemba’ang ini terbuat dari iga sapi dan racikan beberapa jenis bumbu dan memiliki rasa yang gurih. Gulai Kemba’ang merupakan salah satu menu spesial yang kerap dibuat pada bulan puasa ataupun lebaran. Masakan itu sangat cocok disantap sehabis buka puasa ataupun sahur dan dapat membangkitkan nafsu makan yang menyantapnya.
c.       Tempoyak

Tempoyak terbuat dari fermentasi durian (durio zibenthinus) dan kerap dijadikan bumbu masakan atau campuran makan nasi dan lauk.
d.      Lema

Terbuat dari adonan rebung (bambu muda) yang kemudian dicincang dan dicampur ikan yang hidup di air tawar. Selanjutnya adonan itu disimpan ke dalam wadah yang dilapisi dengan daun pisang dan ditutup rapat minimal tiga hari sebagai bentuk proses fermentasi.
e.       Kuebay Tat

Kue Tat ini terbuat dari campuran tepung gandum, gula pasir, telur ayam dan mentega. Menariknya, dalam pembuatan kue ini harus memiliki keterampilan khusus dan oleh orang yang berpengalaman, dalam artian pembuatannya tidaklah mudah karena adonan dari bahan campuran tersebut harus sesuai dengan takaran.
f.       Bagar Hiu

Berbahan  ikan Hiu jenis punai ataupun Hiu tanduk karena aroma dari ikan Hiu jenis tersebut tidak terlalu amis dan kulitnya terbilang lembut ketimbang Hiu jenis lainnya.

g.      Lempuk Durian

Terbuat dari bahan utama durian yang bagus untuk menghasilkan lemuk yang bagus. Selain namanya lempuk durian sering juga dikenal dengan dodol durian.
h.      Kain Batik Besurek

Merupakan kain batik khas Bengkulu yang mana khasnya adalah adanya tulisan Arab gundul atau corak bunga raflesia dan merupakan salah satu batik terbaik yang dimiliki Indonesia.
i.        Kerajinan Kulit Lantung

Bahan baku yaitu kulit dari pohon lantung, banyak menghasilkan kerajianan antara lain topi, tas, peci, hiasan dinding, pigura dan lain-lain.




C.           Beberapa Permasalahan yang ada di Provinsi Bengkulu

Berdasarkan data dari BPS, untuk penduduk usia 15 tahun keatas yang bekerja menurut lapangan pekerjaan utama periode 2013-2015 di Provinsi Bengkulu adalah sebagai berikut :
Dari data di atas dapat diketahui bahwa untuk Provinsi Bengkulu memang masih dominan  lapangan kerja pada sektor pemanfaatan sumber daya alam  seperti perkebunan, pertanian, perburuan dan perikanan. Dengan demikian, jika dilihat dari perubahan struktur pekerja di Indonesia, data ini dapat merepresentasikan bahwa proporsi jumlah pekerja di sektor pertanian, perkebunan, perburuan dan perikanan memberikan sumbangan Produk Domestik Bruto (PDB) yang besar di Provinsi Bengkulu. sedangkan untuk sektor industri hanya bergerak sedikit dari tahun-tahun sebelumnya. Yang mana pergerakan proporsi di sektor industi ini bersifat semu. Dikutip dari Suryadi (2014:28) Data menunjukkan bahwa pertumbuhan ekonomi pada sektor industri meningkat lebih cenderung ditentukan oleh investasi modal (return to physical capital) ketimbang ditentukan oleh produktivitas manusia (return to human capital).
Berikut data penduduk usia 15 tahun ketas yang bekerja menurut pendidikan tertinggi yang ditamatkan periode 2013-2015 di Provinsi Bengkulu.

Dari data diatas dapat terlihat memang adakecenderungan bahwa masih banyak warga di Bengkulu yang bekerja pada sektor pertanian, pertambangan, perburuan perikanan dan kehutanan karena tidak terlalu membutuhkan pendidikan tinggi dan cenderungmenggunakan otot/tenaga untuk bekerja. Daya serap kerja pada sektor tersebut memang banyak pada lulusan pendidikan dasar dan menengah. Fakta dilapangan memang demikian, di Provinsi Bengkulu dapat dikatakan belum ada perusahaan-perusahaan besar yang menanamkan investasi di Provinsi Bengkulu.
Berikut data Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) penduduk usia 15 Tahun ke atas menurut pendidikan tertinggi yang ditamatkan 2013-2015 di Provinsi Bengkulu.


Berdasarkan data diatas menunjukkan memang angka pengangguran terbuka semakin meningkat seiring dengan tingginya tingkat pendidikan (kecuali di jenjang SMK). Data ini menunjukkan benar adanya istilah”pengangguran terdidik” yang terjadi di Provinsi Bengkulu.
Pengagguran terdidik itu muncul karena beberapa faktor yang sudah penulis kaji berdasarkan teori dan keadaan di lapangan (Bengkulu), antara lain :
a)      Ketidakcocokan karakteristik lulusan dengan ketersediaan lapangan kerja. Biasanya terkendala karena letak geografis, jenis pekerjaan yang tidak sesuai, orientasi status, dan masalah keahlian.
b)      Kesempatan kerja di sektor formal yang jumlahnya relatif kecil. Karena kebanyakan orang ingin bekerja di sektor formal yang cenderung pekerjaannya lebih aman. Sedangkan jumlahnya tidak sesuai dengan lulusan pendidikan formal.
c)      Budaya malas, adanya prilaku bahwa apabila sudah berpendidikan tinggi, maka cenderung akan pilih-pilih kerja dan tidak mau kerja keras.
d)     Belum efisiennya fungsi pasar kerja. Karena adanya arus informasi yang tidak sempurna. Misalnya ada beberapa pekerjaan yang tidak di publish ke umum dan malah diisi oleh orang-orang “titipan” yang kompetensinya masih dipertanyakan.
e)      Gengsi, adanya kecenderungan lulusan akademis lebih memilih menganggur daripada kerja yang tidak sesuai dengan bidangnya.


D.           Alternatif Pemecahan Masalah
Penulis memberikan beberapa alternatif pemecahan masalah yang terjadi di Provinsi Bengkulu sesuai yang telah dijabarkan di atas secara umum adalah sebagai berikut :
1.      Peningkatan Mobilitas Tenaga kerja dan Moral / memindahkan kelebihan tenaga kerja ke lapangan kerja yang kekurangan dan sebaliknya membuka lapangan kerja padat karya di daerah yang banyak pengangguran.
2.      Pengelolaan Permintaan Masyarakat, dengan meningkatkan permintaan masyarakat terhadap produk / barang dan jasa.
3.      Menyediakan informasi lapangan kerja dan pendidikan.
4.      Program Pendidikan dan Pelatihan Kerja. Perlu peningkatan kualitas pendidikan tidak hanya hardskill tetapi juga softskill dan pengalaman agar tenaga kerja di Indonesia berkualitas dan bersaing. Sehingga kedepannya tidak lagi mengekspor TKI untuk bekerja di rumah atau toko, tetapi sebagai tenaga ahli.
5.      Menciptakan wirausaha dan/ untuk menciptakan lapangan usaha.
6.      Menumbuhkan sentra-sentra usaha kreatif untuk meningkatkan angka industri kreatif di Provinsi Bengkulu.


BAB III
PENUTUP

A.           Kesimpulan
Provinsi Bengkulu sebenarnya memiliki potensi yang cukup besar di sektor wisata, karena tiap-tiap kabupaten dan kota memiliki potensi wisata masing-masing. Bahkan potensi tersebut masih asri dan alami. Namun masih kurangnya perhatian pemerintah dalam mengelola sektor pariwisata tersebut membuat potensi ini hanyalah sebagai pemanis saja. Sehingga tidak memberikan dampak yang berarti terhadap perekonomian masyarakat yang ada di Kabupaten-kabupaten dan kota yang ada di Provinsi Bengkulu. selain itu, publish terhadap sektor wisata yang ada di Provinsi Bengkulu juga masih sangat kurang, sehingga para wisatawan asing maupun domenstik tidak mengetahui wisata-wisata apa saja yang ada di Bengkulu.
Potensi kesenian juga sebenarnya cukup baik untuk dikembangkan di Provinsi Bengkulu, mengingat Bengkulu memiliki beragam suku, tradisi, dan kebiasaan yang memiliki ciri khas tersendiri. Namun, lagi-lagi yang menjadi masalah adalah kurangnya perhatian dari semua pihak, baik itu dari pemerintah daerah dan masyarakat yang cenderung enggan untuk mempeelajari dan mengembangkan potensi kesenian daeerah yang ada di Provinsi Bengkulu.
Sektor usaha kreatif di Bengkulu masih sangat kurang sekali, apalagi inovasi-inovasi yang dimunculkan masih sangat sedikit sekali. Sehingga perlu stimulus bagi penggiat usaha kreatif baik itu dalam bentuk modal atau pelatihan-pelatihan tentang usaha kreatif.
B.            Saran
Perlu adanya sinergi antara stakeholder dan masyarakat dalam mengatasi permasalah yang ada di Provinsi Bengkulu. Kebijakan-kebijakan yang diambil oleh pemerintah daerah, pusat harus benar-benar berorientasi untuk kepentingan dan mensejahterakan rakyat. Selain itu, pemerintah daerah harus kreatif untuk mencari solusi agar bisa menggairahkan perekonomian  masyarakat dengan cara mendatangkan  investor supaya menanamkan modal ke Bengkulu.



DAFTAR PUSTAKA

Suryadi, Ace. 2014. Pendidikan Indonesia Menuju 2025. Bandung : Remaja Rosdakarya
__________. 2012. Pendidikan, Investasi SDM, dan Pembangunan. Bandung : Widya Aksara Press
https://www.academia.edu/10153273/RELEVANSI_PENDIDIKAN_DAN_DUNIA_KERJA_Oleh_Amrullah


[1] Muara menjadi pertemuan Sungai Bengkulu dengan Samudra Hindia yang ada di kelurahan Pasar Bengkulu-Kota Bengkulu, maka kawasan sekitar Sungai Bengkulu diabadikan namanya menjadi Kecamatan MuaraBangkahulu, dan Kecamatan Sungai Serut disisi lainnya.